SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA II

HUBUNGAN INDUSTRIAL DI INDONESIA
pd tahun 1908 berdiri Sarikat buruh Kereta api (VSTP-Vereeniging Voor Spoor en Tramweg personeel).
19 september 1945 terbentuk BBI(Barosan Buruh Indonesia).
Justifikasi Hubungan Industrial Pancasila(HIP) u/ melegitimasi sebuah sistem kontrol yg beeorientasi pd profit ekonomi pemilik modal.
politik tunggal yg membatasi gerakan burug pd masa Orba:Polituk Sarikat Buruh.
UNDANG-UNDANG OTONOMI DAERAH
1.UU Nomor 22/1948:
-Daerah otonom&daerah istimewa
-Provinsi,kabupaten,kota
2.UU Nomor 44/1950
-Daerah:Daerah bagian&daerah anak bagian.
3.UU Nomor 1/1957
-Daerah tingkat I,provinsi kotaraja jakarta raya.
-daerah Tk II/kabupaten
-daerah Tk III
4.UU Nomor 18/1965-Provinsi,kabupaten,kecamatan.
5.UU Nomor 5/1974
Pemerintah daerah terdiri dr:
-DPRD & kepala daerah
-kepala daerah adl penguasa tunggal
-kepala daerah bertanggung jawab kpd presiden.
6.UU Nomor 22/1999
-Pemerintah daerah adalah kepala daerah beserta perangkat daerah otonom
-penyelenggaraan asas dese.tralisasi
7.UU Nomor 32/2004.
PEMBENTUKAN DAERAH
Syarat administrasi pembentukan Provinsi:
-Persetujuan DPRD kabupaten/kota&bupati/walikota yg akan menjadi cakupan provinsi
-persetujuan DPRD provinsi&gubernur
-Rekomendasi mendagri.
syarat teknis:
-kemanpuan ekonomi
-potensi daerah
-sosial budaya&sosial politik
-kependudukan,luas daerah,pertahanan&keamanaan.
KPUD beetanggung jwb pd DPRD.
Immanen/holistis:Pandangan/nilai yg dipertahankan masyarakat,melalui kaidah hidup,tradisi/kebiasaan yg bersifat mitos/mistis.
Antroposentrisme:pandangan yg menempatkan manusia sbg pusatnya.
Teori Malthus:didasarkan kpd hukum alam bahwa SDA adalah terbatas&penduduk meningkat pada batas2 subsistensi/pertumbuhan ekonomi tdk bisa berlangsung terus menerus krn hambatan alam.
AMDAL tdk dtp digunakan u proyek yg sdh selesai dilaksanakan.
AMRIL(analisis Manfaat Dan RIsiko Lingkungan).
Domestikasi:tindakan awal pengelolaan lingkungan hidup dlm kebudayaan manusia.
Konferensi Lingkungan hidup(Conference on the living environment) di Stockholm 1972.
Tahun 1989 PROKASIH(program kali bersih)&Program Adipura.
Pembentuan BAPEDAL(Badan pengendalian Dampak Lingkungan) tahun 1990 melalui Keppres No.23/5 juni 1990.
Program Langit Biru melalui Keputusan menteri lingkungan hidup Nomor 16/MENLH/4/1996.
Menurut sumarwoto sistem pengelolaan lingkungan hidup di indonesia menganut sistem Atir Dan Awasi(ADA),Karakteristik ADA:penindakan,top-down/instriktif,sifat kaku&birokratis.
HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK
Dimensi yg mempengaruhi hubungan antar kelompok:sikap,sejarah,institusi,gerakan sosial.
dimensi perilaku kolektif(demo,huru-hara.
POLA HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK:
1.Asimilasi:kebudayaan kedua kelompok yg bertemu mulai berbaur&berpadu.
2.Dominasi:suatu kelompok menguasai kelompok lain.
3.Paternalisme:kelompok pendatang mendominasi kelompok pribumi.
4.Integrasi:mengakui adanya perbedaan dlm masyarakat,ttp tdk memberikan makna penting pd perbedaan tsb.
5.Pluralisme:pola hubungan yg didalamnya mengenal pengakuan persamaan hak politik&hak perdaa semua warga.
Schemerhorn:
-kelompok mayoritas:kelompok dgn jumlah&kekuasaan yg besar.
-kelompok minoritas:jumlah&kekuasan yg kecil.
-kelompok elit:jumlah kecil,kekuasaan besar.
-Kelompok massa:jumlah besar,kekuasaan kecil.
Superordinat(kelompok dominan)
D.O. Sears:konflik akan terjadi scr kolektif karena adanya kesenjangan relatif&sumber daya yg langka.
Ikatan Primordial(agama,etnik,ras)&ikatan non-Primordial(gender,kelas sosial).
Sistem Benteng 1950:pemberian perlakuan istimewa kpd omportir pribumi u/melindungi kepentingan nasional&golongan ekonomi lemah.
Surat Keputusan Bersama tiga menteri 1969.
PERSEPSI SOSIOLOGI TENTANG INTEGRASI SOSIAL
1.TEORI FUNGSIONAL tokoh:Auguste Comte,Talcot Parson,Robert K Merton,Herbert Spencer.
2.TEORI KONFLIK tokoh:Karl marx,Lewis Coser,Dahendorf,Wright Mills.
BENTUK PENGENDALIAN KONFLIK SOSIAL:
1.KONSILIASI:melalui lembaga ttt yg memungkinkan diskusi&pengambilan keputusan.
2.MEDIASI:Kedua pihak yg berkonflik bersama2 menunjuk pihak ke-3 yg akan membeeika. cara menyelesaikan konflik yg ada.
3.PERWASITAN(Arbitration):dlm bentuk pemaksaan u/menera lehadiran pihak ke tiga.
-Konformitas:bentuk adaptasi dmn masyarakat mentaati sepenuhnya tujuan budaya&cara yg ditetapkan u/mencapainya(status quo).
-Inovasi:Kurang menyetujui tujuan budaya namun masih menerima cara yg sdh ditetapkan(mencontek).
-Ritualism:Anggota masyarakat msh melakukan cara2 yg sdh ditetapkan u/mencapai tujuan budaya,namun mereka sendiri sdh tdk lagi memahami tentang tujuan budaya itu sendiri.
-Retreatism:anggota masyarakat sdh tdk lagi menyetujui tujuan budaya&cara yg sdh ditetapkan u/mencapai tujuan budaya.
-Rebellion:tujuan budaya yg sdh ada berusaha u/digantikan dgn tujuan budaya yg baru.
Konsep masyarakat menurut Smith:masyarakat majemuk,homogen,heterogen.
Bentuk institusi menurut Smith:
1.Institusi pokok/dasar(Compilsory institution):kekerabatan,agama,pendidikan.
2.Institusi Alternatif:aktifitas tambahan,anggota boleh menentukan pilihan u/berpartisipasi/tdk dlm institusi(keanggotaan kelas sosial&komunitas)
3.Instirusi Eksklusif:institusi yv menyajikan aktifitas tambahan namun hanya ditujukan bagi individu dgn kategori ttt misal asosiasi profesi.
KELOMPOK DALAM KONTEKS HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK SUBORDINAT&SUPER ORDINAT menurut Louis Wirth:
1.Kelompok Asimilasionis:kelompok yg berusaha membaur&mengadopsi kultur superordinat.
2.Kelompok Pluralis:menerima kenyataan adanya kemajemukan tanpa upaya u/membaur&tanpa upaya membangun segresi sosial budaya.
3.Kelompok Sesesionis:kelompok yg berusaha membangun segresi dgn kelompok superordinat.
4.Kelompok Militanis;kelompok yg mencoba menjatuhkan posisi kelompok superordinat&menggantikan posisinya.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA

Sudut pandang pluralisme:
-Secara Horisontal:suku bangsa,adat,agama,tradisi.
-secara vertikal:ekonomi,pendidikan,SDA.
primordial:mengutamakan kepentingan kelompok.
Nasikun:
-pendekatan fungsionalisme struktural:masyarakat adl sistem yg saling berhubungan
-pendekatan konflik :setiap masyarakat sll berada dlm proses perubahan yg berlangsung scr sinambung,di dlm masyarakat terkandung berbagai konflik,setiap unsur dlm masyarakat berkontribusi thd perubahan,setiap masyarakat itu terintegrasi krn dominasi org lain.
konflik krn pembagian wewenang yg tdk merata.
Furnivall:Masyarakat majemuk adl masyarakat yg tdr dr 2 elemen/lebih tp tdk dpt membaur(bersatu).
Geertz:Pluralitas masyarakat indonesia dpt memicu timbulnya sentimen primordial&dpt menghambat upaya penyatuan nasional.
Konflik india vs pakistan krn suku sikh ingin pisah dr india.
JENIS KEMAJEMUKAN MENURUT NORTH:
1.Rank differenciation(diferensiasu tingkatan):ketimpangan distribusi barang krn terbatas.
2.Functional differenciation:pada pembagian kerja yg pd awalnya berdasarkan jenis kelamin.
3.custom differenciation(diferensiasi adat):aturan/kaidah dlm berperilaku.
Geertz “masyarakat majemuk :masyarakat yg terbagi kedlm sub2 sistem. yg berdiri sendiri tp terkait dlm ikatan yg bersifat primordial.
Skinner:orang tionghoa dianggap sbg golongan yg memiliki kedudukan kuat scr ekonomi,hal ini sangat mempengaruhi hubungan dgn suku2 lain.
Geertz:salah satu faktor pluralitas bangsa adl ras yg merupakan ciri fisik spt warna kulit,warna rambut,postur tubuh.
KONSEP RELIGI
FISCHER:Apabila adanya kesadaran akn hal yg gaib itu menyebabkan sifat/perasaan manusia mjd tunduk&hormat itu adl RELIGI.
apabila manusia kemudian berupaya memiliki&menguasai kekuatan itu dsbt MAGI.
Tylor”Teori kesadaran akan eksistensi jiwa”,kesadaran manusia akn keberadaan jiwa disebabkan:keberadaan sesuatu yg gaib&melalui peristiwa mimpi.
Lang”Tokoh dewa tertinggi”.
marett”teori kekuatan luar biasa”,
Teori”sentimen sosial”o/ Durkheim.
“Teori firman Tuhan” o/ Schmidt sebenarnya kelanjutan dr teori Lang ttg Dewa tertinggi.
Konsep Otto::sikap takut terpesona thd hal yg gaib:semua sistem religi,,kepercayaan berpusat pada suatu konsep ttg hal yg gaib(mysterium),yang dianggap maha dahsyat(tremendum)&keramat(sacre)o/ manusia.
Frazer”Teori bats akal”:manusia memecahkan berbagai persoalan hidupnya dgn menggunakan akal&pengetahuan hamya saja akal&pengetahuan itu terbatas.
Preusz”Konsep mengenai batas-batas religi”:wujud tertua dr religi berupa aktifitas manusia u/memenuhi berbagai keperluan hidupnya.
Van Gennep setuju dgn Hertz bahwa semua ritus kematian terbagi mjd 3 hal:
1.Ritus perpisahan(separation):perposahan seseorang dr longkungannya.
2.Ritus Peralihan(marge):masa penggemblengan menuju tahap berikutnya,melalui upacara adat.
3.Ritus Integrasi kembali(agregation):peresmian seseorang didlm kehidupan&lingkungan sosial yg baru.
FAHAM RELIGI:
1.Fetishisme:bentuk religi yg didasarkan pd adanya jiwa dlm benda2 ttt,lalu manusia menciptakn ritual u/ menyembahnya.
2.Animisme:alam sekeliling didiami berbagai ruh,lalu menciptakan ritual u/ memuja ruh.
3.Animatisme:(bkn bentuk religi):benda2&tumbuh2an memiliki jiwa&dpt berfikir spt layaknya manusia.
4.Pre-Animisme:kepercayaan pd kekuatan sakti yg ada didlm semua objek yg dianggap luar biasa,koenjaraningrat menyebutnyadinamisme.
5.Totemisme:bentuk religi dgn kelpok kekerabatan yg bersifat unilineal yg dianggap titisan dewa/ruh nenwk moyang.
6.Politheisme:didasarkan pd kepercayaan adanya dewa2.(koenjoroningrat menyebutnya”suatu sistem yg luas dr dewa2″.
7.Monotheisme:satu dewa/tuhan.
8.Mistik:kepercayaan pd satu tuhan&dianggap sebagai satu2nya pencipta&penguasa alam.
menurut Frazer dilihat dr teknik ritualnya,magic ada 2:
-imitative magic:meniru keadaan sesungguhnya yg hendak dicapai contoh:dukun disiram dgn air u/minta hujan.
-Contagius magic:sesuatu itu dpt menimbulkan peristiwa lain:pemakaian katak pd upacara minta hujan.
mu gaib meramal:
-astromancy:hubungan antar bintang.
-Astragolomancy:berseraknya tulang2 yg ditaburkan.
-Crithomancy:berdasar biji2 yg ditabur.
-ornithomancy:arah terbang burung.
-Nephelomancy:peramalan berdasarkan bentuk awan dilangit.
-alomancy:gerakan jilatan api.
-Oneiromancy:berbagai lambang yg tdpt dlm impian.
TAHAPAN PENTING VAN PEURSEN:
1.Tahap mistis:menempatkan manusia ditengah2 kekuatan gaib(kekuatan dewa).
2.Tahap Ontologis:kehidupan vegetatif diganti dgn kehidupan produktif.manusia telah mengambil jarak thd kekuasaan gaib yg dl pernah menguasainya.
3.Tahap Fungsional:sebagai buah catur,manusia hanya sbg sekrup dr mesih raksasa.
Weber”Etika protestan” dlm kaitannya dgn semangat kapitalisme:kemakmuran ekonomi akan dicapai o/mereka yg memeluk islam.
Teori yg menjelaskan konsep gaib yg mempunyai sifat dahsyat & bersifat secred&merupakan awal dr agama&kepercayaan didunia ini,dikemukakan o/ Otto.
klan-klan yg mengkonsepkan&mengaktifkan religi&sistem ritual termasuk dlm religious community.
Lalep:keluarga kecil yg dibentuk melalui perkawinan.
uma:Keluarga besar,mempunyai hubungan keturunan darah.
Rusuk:masyarakat yg blm suci dlm masyarakat mentawai.
sesaji dlm masyarakat Trunyan(bali):meracu.
Dalam adat Batak
Tuhan yg mula2/ yg maha tinggi/besar(Ompu Tuan Mula jadi Na Balon) scr singkat dsb debata.
Tuan Bubi Na Balon(tuhan berada dilapisan atas/surga).
Ompu silaon Na bolontuhan didunia bagian tengah/bumi.
Tuan pane na Balon:tuhan yg menguasai bawah laut.
Bulek aia dipembuluh bulel kato di mufakat(bulat air dibpembuluh,bulak kata dimufakati.
barek samo dipikeuh,ringan samo dijinjing.
adat basandi syara’,syara’ basandi kitabullah.
Beatty mengistilahkan kejawen sbg mistisme jawa.
Totem:benda yg dianggap suci dilambangkan dgn binatang&mewakili suatu klan.
Uksorilokal:sistem yg menekankan kpd adat menetap sesudah menikah dlm adat minangkabau.
Bangatowana:kepercayaan akan eksistensi ruh leluhur dlm masyarakat madura.
KONSEP ETNISITAS menurut Leo Agustino:
1.Pandangan Primordialis:perbedaan genetika merupakan sumber lahirnya benturan kepentingan etnis.
2.Pandangan Instrumentalis:etnisitas dianggap sbg alat u/mengejar keuntungan yg lbh besar.
3.Pandangan Konstruktivis:etnisitas adl sumber kekayaan hakiki.
kolonisatie:kebijakan transmigrasi pd masa kolonial.
HUBUNGAN ANTAR ETNIS DI INDONESIA
Dimensi Hibungan antar Etnis:
1.Dimensi sejarah
2.Dimensi struktural sosial:proses pembangunan akan melemahkan pengaruh identitas etnis.
3.Aspek interaksi kelompok
Konflik internal berdasarkan Pihak yg terlibat:
1.konflik komunal:antar kelompok etnis/agama,antara pribumi&pendatang.
2.Gerakan separatis:antara kelompok etnis dgn negara.
POLA PEMBENTUKAN IDENTITAS NASIONAL menurut David Brown:
1.Etnokultural Nasionalism:status &keanggotaan diberikan kpd mereka yg memiliki atribut ttt.
2.Multicultural Nasionalism:Nasionalisme dibangun berdasarkan perbedaan budaya masing2 kelompok.
3.Civic Nasionalisme:Nasionalisme dibangun tdk berdasarkan kesadaran etnisitas tp lbh kpd nilai2 universal.
KONSEP GENDER
Pertama kali dikemukakan o/Robert Stoller:u/memusahkan pencirian yg bersifat sosial budaya dgn pendefinisian berdasar ciri fisik.
ciri Gender:
-dapat berubah
-dpt dipertukarkan
-tergantung waktu
-tergantung budaya masyarakat
-buatan manusia.
KETIDAK ADILAN GENDER
1.Marginalisasi perempuan/peminggiran
2.Subordinasi:menempatkan suatu pd posisi yg dianggap tambahan/tdk penting.
3.Stereotip
4.Kekerasan(Violence),Gender-related violence.
5.beban kerja.
Derita setelah Kawin Kontrak:
a.Kegiatan produktif:kegiatan mencari uang
b.Kegiatan reproduktif:pengembangan anak yg tdk menghasilkan uang,meb
ngasuh anak,memasak mencuci.
c.Kegiatan sosial budaya:berinteraksi dgn lingkungan dlm kegiatan sosial budaya.
KETERLIBATAN PEREMPUAN DLM DUNIA POLITIK Menurut Syafiq Hasyim:
a.pandangan konservatif:islam tdk memperkenankan perempuan dlm politik.
b.Pandangan Liberal Progresif:islam sejak awal telah memperkenalkan konsep keterlibatan perempuan dlm duni politik.
c.Pandangab Apologetis:ada wilayah politik ttt yg bisa dimasuki perempuan ada yg tdk.
HUBUNGAN INDUSTRIAL
suatu hub kerja bisa mjd hubungan industrian dgn syarat:kolektifitas&organisasi kerja.
Peraturan ditempat kerja(The rules of the workplace) dibagi:
1.Peraturan substantif:mencakup pengaturan upah,jam kerja.
2.Peraturan Prosedural:terdapat dlm peraturan perundangan tentang buruh(Labour Laws) spt prosedur pendaftaran serikat pekerja.
PERSPEKTIF DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL
1.Perspektif Unitary,Class Conflik,Pluralis & marxis.
Anantaraman menengmbangkan perspektif Unitary&Class Conflict.
perspektif unitary:hubungan manjemen&buruh bersifat harmonis.
perspeltif Class Conflict:manajemen&buruh memiliki kepentingan yg berbeda yg bersifat abtagonis.
Stephen J. Deery&David H. plowman mengemukakan perspektif Unitary,Pluralis,Marxis.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

KEUANGAN PUBLIK II

PERGESERAN BEBAN PAJAK
Tax base:sasaran/objek pajak.
tax Rate:Tarif pajak.
KLASIFIKASI PAJAK
A.DARI SEGI YURIDIS ADMINISTRATIF&ANALISIS EKONOMI:Pajak langsung&tdk langsung.
B.DARI SEGI KEMAMPUAN MEMBAYAR:Pajak perseorangan(besar kecilnya bisa dipengaruhi keadaan wajib pajak)&pajak kebendaan.
C.DARI SEGI PEMERINTAH/HUKUM TATA NEGARA:Pajak negara/pusat&pajak daerah.
D.DARI TARIF PENGENAANNYA:
1.Pajak Proporsional:pajak dikenakan dgn presentase yg sebanding dgn perkembangan pendapatan stlh dikurangi kebituhan esensional.
2.Pajak Progresif:dikenakan dgn presentase yg semakin tinggi dgn semakin tingginya kemampuan membayar pajak,dibedakan mjd:
a.Pajak Proporsional Progresif:apabila persentase pemungutan pajak meningkat dgn semakin tingginya taxable capacity&kenaikan persentase u/setiap jumlah ttt adl tetap sama.
b.Degresif-Progresif:persentase pemungutan semakin tinggi dgn semakin tinggginya taxable capacity(kemampuan membayar pajak),kenaikan persentase u/setiap jumlah ttt u/swtiap kali menurun jumlahnya.
c.Progresif-progresif:apbila persentase pemungutan pajak semakin tinggi dgn semakin meningkatnya taxable capacity,kenaikan semakin tinggi u/setiap kali kenaikan taxable capacity.
d.pajak regresif:pajak dikenakan dgn perkembangan yg kurang sebanding dgn perkembangan taxable capacity(semakin menurun).
Pajak penjualan bersifat regresif.
PERGESERAN BEBAN PAJAK(shifting of taxation):
Pergeseran beban pajak kedepan(forward shifting):konsumen rokok menderita beban pembayaran tembakau.
Peegeseran beban pajak kebelakan(backward shiffing).
1.Apabila permintaan makin elastis maka beban pajak thd konsumen mjd lbh rendah &sebaliknya.
2.makin kurang elastis penawaran suatu barang maka beban terakhir perpajakan akn cenderung lbh mengenai produsen dr pd konsumen.
Pajak langsung:pajak pendapatan,pajak pebghasilan,pajak perseroan minyak.
Tarif pajak langsung bersifat progresif.
Pajak tdk langsung bersifat regresif.
Dr segi konsumen sbg wajib pajak lbh menguntungkan dikenai pajak penghasilan.
TABUNGAN
Perubahan tabungan akibat perubahan tingkat pendapatan dinamakan hasrat batas u/menabung(marginal prepensity to save/MPS).
Pajak yg bersifat lump-sum tdk akan meeubah kwinginan bekweja kaum monopolis u/lbh giat atau sebaliknya.
Pajak yg beezifat spesifik:pajak yg pengenaannya teegantung pd besar kecilnya barang yg dihasilkan akan mempengaruhi keinginan monopolis u/ bekerja(mengurangi keinginan bekerja),juga pajak barang mewah.
Barang yg mempunyai permintaan yg bersifat elastis sempurna&penawaran bersifat elastis maka beban terakhir pajak ditanggung sepenuhnya o/produsen tdk dpt digeserkan pada konsumen.
Apabila elastisitas peemintaan barang tinggi,sebaiknya dikenakan pajak paling ringan.
Pajak regresif cenderung memperbesar ketidakmerataan penghasilan.
PWNGARUH PAJAK THD STABILITAS EKONOMI.
-musiman(seasonal):menghasapi lebaran,natal.
-Jangka panjang(cyclical):8-10 tahun
-jangka amat panjang(trend):puluhan tahun.
Siklus kegiatan ekonomi:puncak,penurunan/depresi,lembah,peeluasan kegiatan.
Kurva Philip digunakan u/menunjukkan hubungan antara laju inflasi&tingkat pengangguran.
APBN
Anggaran belanja anti inflasi(peeiode 31maret 1986-1 april 1987).
SISTEM PENYUSUNAN APBN
A.TRADISIONAL:berorientasi pd pengawasan.didasarkan pd kebutuhan u/belanja barang,pegawai,perjalanan dinas.
B.APBN PERFORMANCE(PERFORMANCE BUDGET):beeorientasi pd hasil akhir.pengeluaran negar dikelompokkan atas pengelompokan ekonomis.penganggaran dilukiskan sbg alat manajemen&program krja.maksud&tujuan dlm bentuk tindakan dmn diperlukan dana u/mencapai tujuan,bagaimana cara mengukur fisiensi thd performance/kegiatan &penilaian thd ends production(hasil akhir).
Sebagai alat manajemen APBN merupakan program kerja.
Program budgeting:dikenalkan o/ David Novick&Monsher,terkena kembali saat Mc. Marmara mjd Menteri pertahanan AS.
Klasifikasi oeganisasi APBN:
a.bagian
b.pos
c.pasal
Klasifikasi objek:
a.jenis pengeluaran
b.mata anggaran.
UTANG NEGARA
Adam smith(mazhab klasik):punjaman u/perang tdk cocok krn semata2 u/konsumtif bkn produktif.
TEORI A. WAGNER disasarkan:
1.Rumah tangga pemerintah:Rumah tangga produktif
2.nilai prestasi&jasa yg diberikan pemerintah harus seimbang dgn besarnya pajak.
Pengeluaran yg diharapkan dpt memberikan manfaat teeus meneeus:
1.Kapital alagen:pengeluaran u/investasi misal peeusahaan negara.
2.pengeluaran u/kebutuhan kolektif(public service):pembuatn jalan,gedung sekolah.
Pigou”pinjaman dr dlm negeri hanya akan memindahkan beban pada satu sektor ke sektor lain & dimemilih pinjaman dr luar negeri.
JM. Keynes:Under-n equilibrium(suatu keadaan,dmn tenaga keeja produktif tdk bisa dipakai scr penuh).
Pinjaman jangka panjang dlm negri dilakukan dgn penerbitan obligasi.
Utang Negara dibedakan:
-Reproductive Debt:utang yg dijamin dgn kekayaan negara sebesar nilai yg dipinjamkan.
-Dead Weight Debt:utang negaea yg tanpa disertai dgn jaminan kekayaan.
Jika obligasi sebagian besar dipihak org kaya maka manfaat riil akan langsung dinikmati o/sebagian masyarakat.
PERSYARATAN PINJAMAN DAERAH
DSCR(Debt SeeviceCoverage Ratio):perbandingan antara penjumlahan pendapatan asli daerah,bagian daerah dr PBB,Bea peeolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan&penerimaan SDA setelah dikurangi belanja wajib.
Rumus DCSR:(PAD+BD+DAU)-BW dibagi P+B+BL _>2,5
Tahun 1936 muncul teori keynes yaitu “general Theory of emploiment,inteeest and money”.u/mengatasi masalah pengangguran.
Kebijakan Fiskal dibagi:
1.Pembiayaan Fungsional o/AP. Lerner:pengeluaran pemeeintah u/ meningkatkan kesempatan kerja,pinjaman sbg alat u/menekan inflasi lewat pengurangan dana yg ada pd masyarakat).
2.pengelolaan anggaran(The managed budget approach) o/ Alvin Hansen:menghendaki hubungan langsung antara pengeluaran pemerintah&perpajakan sll dipertahankan.
3.Stabilitas anggaran otomatis(the stabilizing budget)
4.anggaran belanja seimbang(balance approach):dlm keadaan inflasi akan diusahakan kenaikan penerimaan pemerintah yg berasal dr pajak,tunjangan dikurangi shg akan tercapai surplus.
Pada saat deflasi menggunakan anggaran belanja yg defisit agar kelesuan ekonomi dpt teratasi.
Kurva philips:hubungan antara kenaikan harga(sumbu vertikal)&persentase pengangguran.
Undang2 PBB terbit tahun 1985.
Disequilibrum:jumlah uang yg beredar dlm masyarakat lbh besar dr pd jumlah barang&jasa shg berakibat naiknya harga barabng atau sebaliknya.
KEBIJAKAN CASH RATIO:Kebijakan yg dilakukan pemeeintah dalam menetapkan perbandingan persentase cadangan minimum yg ada di bank dgn jumlah uang yg beredar dlm masyarakat.jd besarnya cadangan uang yg beredar yg dipunyai o/bank hrs ditetapkn dahulu(tindakan Reserve requirement).
Sistem perbankann dlm menciptakan uang&melipat gandakn uang ditentukan:
1.Besarnya Reserve requirment yg ditetapkan bank central.
2.Banking habbit masyarakat
3.rasio antara uang kartal(currencies)&uang giral(demand deposit)yg beredar didalam masyarakat.
SAHAM:surat berharga yg dikeluarkan perusahaan(CV/PT).
Berdasarkan hasil yg diperoleh saham dibedakan:
1.Saham biasa(common stock):hasil yg diperoleh disebut deviden yg besarnya tergantung keuntungan&keputusan pemegang saham.
2.saham preferensi:para pemegang saham selain memperoleh dividen juga mempunyai hak preferensi.
reserve requirement:cadangan sbg jaminan likuiditas suatu bank.
Pealatan moneter yg betujuan mencapai keswtabilan perekonomian &dilaksanakan dgn menjual surat2 berharga:open market policy.
Pembebasan pagu kredit dilaksanakan sejak 1 juni 1983.
Transaksi debet:menimbulkan keqajiban membayar kpd negara lain.
Politik pintu terbuka bagi modal swasta asing u/berusaha di indonesia tahun 1966.
Devaluasi dilaksanakan pemerintah orba tahun 1966.
UU PMA dikeluarkan pertama kali o/ pemerintah orba pd tahun 1967.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

KEUANGAN PUBLIK

Elemen di daerh:masyarakat/stakeholder,pemda/eksekutif,DPRD(shareholder).
Otonomi daerah dimulai sejak 1 januari 2001.
Sarana/fasilitas sosial:social oveehead(jalan,jembatan).
Carl c. Plehm:ilmu keuangan publik adalah ilmu yg mempelajari ttg penggunaan dana o/pemerintah u/memenuhi pembiayaan pemerintah.
Suparmoko,ilmu keuangan publik adl bagian dr ilmu ekonomi yg mempelajari kegiatan pemeeintah dlm bidang ekonomi,terutama mengenai penerimaan&pengeluaran beserta pengaruh2 dlm perekonomian tsb.
Keuangan privat mengikuti market principle&prinsip ekonomi pd umumnya sedang keuangan negara mengikuti prinsip anggaran.
Fungsi pemerintah menurut Adam Smith(Paham Klasik):
1.Pertahanan nasional
2.leadilan sosial
3.dalam bidang pekerjaan umum.
FUNGSI NEGARA DALAM SISTEM KAPITALISME
Prinsip harmony of interest(keselarasan kepentingan):apabila setiap org diberi kebebasan u/mengurus kepentingan masing2 mka akan tercapai kepuasan/kemakmuran.
Fungsi menurut Adam Smith:
1. Expense of defense(pertahanan)
2. Expense of justice(keadilan)
3. Expense of publik work & publik institutions(memelihara lembaga2 & pekerjaan umum)
4. Expense of Suporting the dignity of the sovereign(meningkatkan martabat negara termasuk pejabat2 negara).
FUNGSI NEGARA DALAM SISTEM SOSIALIAME
Bersifat menyediakan barang kolektif/menciptakan favorable climate bagi kegiatan ekonomi perorangan,bersifat omnipotten/menguasai segala bidang.
FUNGSI NEGARA MENURUT RICHARD A. MUSGRAVE:
1.allocation Branch
2.distribution branch
3.stabilization branch
FUNGSI NEGARAMENURUT JOHN STUART MILL:
1.Fungsi yg diharuskan(nenessary funtion of goverment)
2.Fungsi Tambahan(optional funtcion of goveement)
Kekuasaan MENURUT Prof. Mr. Gondowardoyo:
1.kekuasaan peeundang2an
2.kekuasaan peradilan
3.kekuasaan kepolisian
4.kekuasaan penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat.
PENGELUARAN NEGARA
dpt bersifat Exhaustive:pembelian barang yg dpt lagsung dilonsumsi/maupun dpt menghasilkan barang lain lg.
Exhaustive expenditure:mengalihkan faktor produkdi dr sektor swasra ke sektor pemerintah.
Adolph wegner “Law of Ever Increasing state Activity”(hukum ttg selalu meningkatnya kegiaran pemerintah).
PRINSIP POKOK (CANNON) DLM PENGELUARAN NEGARA:
a.asas moralita
b.asas nasionalita
c.asas kerakyatan(demokrasi)
d.asas rasionalita
e.asas fungsionalita/asas teologis
f.asas perkembangan
g.asas keseimbangan&keadilan.
Menitik beratkan pd kemauan akan membawa ke arah avontarisme,sedang pada perasaan membawa kw arah emosionalisme.
KEADILAN:
1.Keadilan komutatif:keadilan hubungan antara hak&kewajiban antara prestasi&kontraprestasi terutam dlm aspek fisik matreal.
2.Keadilan distributif:dlm bidang jual-beli,sewa,gadai(hukum perdata)
3.keadilan egaliter:idw mengenai demolrasi ekonomi berkairan erat dgn keadilan material.
DIDALAM PENGELUAAN NEGARA DIKENAL BATAS-BATAS:
1.PAY AS YOU PRINCIPLE:pengeluaran negara dibatasi kemanpuan u/ membiayai.
2.Tax Rate Limitation: pengeluaran negara dibatasi o/besarnya penerimaan.
3.Debt rate Limitation:pengeluaran negara dibatasi o/ada tidaknya pinjaman.
Multiplayer principles/prinsip kelipatan dlm pengeluaran negara:setiap pertambahan pengeluaran negara akan mengakibatkan pertambahan penghasilan masyarakat–>menghidupkan perekonomian negara.
SIFAT PENGELUARAN NEGARA:
a.Self Liquidating:sekali negara mengeluarkan uang,dimasa datang akn menghasilkan&dpt membiayai dirinya sendiri.
b.Reproductive:dari pengeluaran akan didapat kemampuan yg lbh dimasa datang.
c.productive:dr pengeluaran akan menghasilkan kembali.
PRINSIP PEMBATASAN DLM PENGELUARAN NEGARA:
a.Economizing principle:pengeluaran hendaknya seekonomis mungkin.
b.Better selection or alternative principle:pemilihan alternatif2 yg mgkin ditempuh.
c.More Performance eat dollar expended:manfaat dr pengeluaran kesatuan dollar(rupiah) yg terakhir lbh besar/paling tidak sama dgn hilangnya manfaat dr kegiatan lain krn pengeluaran negara tsb(memberikan hasil yg sebanyak2nya).
keynesian:pengeluaran negara dpt dipakai sbg alat u/mwncapai stabilitas ekonomi.
Deadweight losses/biaya efisiensi:biaya yg timbul jika pilihan komsumen/produsen dipengaruhinya.
Walter begehot:uang tdk mengawasi dirinya sendiri(money does not control itself).
SUMBER PENDAPATAN NEGARA
1.Peneeimqan pajak:
-paja dalam negeri
-pajak perdagangan internasional
2.penerimaan negara bukan pajak
3.penerimaan hibah.
SUMBER PENDAPATAN DAERAH:
1.pajak daerah
2.retribusi daerah
3.bagian daerah dr penerimaan pajal bumi&bangunan
4.bagian daerah dr penerimaan dan perolehan hak atas tanah dan atau bangunan(BPHTB)
5.bagian daerah dr penerimaan PPh orang pribadi dalam negeri.
6.bagian daerah dr penerimaan SDA
7.DAU
8.DAK
9.Pembiayaan Dekonsentrasi.
10.Pembiayaan Tugas Pembangunan
11.Pinjaman daerah.
Retribusi:kontra prestasi/balas jasa scr langsung & berlaku prinsip exclusion principle/azaz pengecualian.
JENIS PAJAK PROVINSI:
1.Pajak kendaraan bermotor&kendaraan diatas air.
2.Bea balik nama kendaraan bermotor&kendaraan diatas air
3.pajak bahan bakar kendaraan bermotor
4.pajak pengambilan & pemanfaatan air bawah tanah&air permukaan.
JENIS PAJAK KABUPATEN/KOTA:
1.pajak hotel
2.pajak restoran
3.pajak hiburan
4.pajak reklame
5. pajak penerangan jalan
6. pajak pengambilan bahan galian gol c
7.pajak parkir.
OBJEK RETRIBUSI DAERAH
A.RETRIBUSI JASA UMUM
-Pelayanan kesehatan
-pelayanan persampahan/kebersihan
-penggantian biaya cetak KTP & akta catatan sipil
-pelayanan pemakaman&pengabuan mayat
-parkir ditepi jalan umum
-pelayanan pasar
-pengujian kendaraan bermotor
-pemeriksaan alat pemadam kebakaran
-penggantian biaya cetak peta
-pengujian kapal perikanan
-retribusi jasa usaha.(pemakaian kekayaan daerah,pasar grosir/toko,tempat pelelangan,terminal,tempat khusus parkir,tempat penginapan/villa,penyedotan kakus,rumah potong hewan,pelayanan pelabuhan kapal,taman rekreasi&olah raga,penyeberangan diatas air,pengolahan limbah cair,penjualan produksi usaha daerah).
-perizinan tertentu(IMB,penjualan minuman beralkohol,izin gangguan,izin trayek).
Kepala kantor pelayanan PBB atas nama Menkeu menerbitkan surat perintah membayar pembagian hasil penerimaan BPHTB u/masing2 provinsi&kabupaten/kota.
Kegiatan yg tdk dpt dibiayai dgn DAK:biaya administrasi,biaya penyiapan proyek fisik,biaya penelitian,pelatihan,biaya perjalanan pegawai daerah.
Fiscal gap:perbedaan antara fiscal needs&fiscal capacity.
Pinjaman multilateral:berasal dr lembaga keuangan inrernasional spt,world bank,Asian Developmen bank.
Pembiayaan desentralisasi:dana u/penyelenggaraan dekonsentrasi.
Pajak langsung:pajak yg beban pajaknya tdk dpt digeser.
Persyaratan agar penerimaaan ajeg sll meningkat:
1.persyaratan administrasi:menyangkut hukum&tata pemerintahan khuaus spt teknik perundang2an peepajakan.
2.persyaratan penetapan:mengingat asas keadilan kemampuan u/membayar.
3.peesyaratan pengumpulan:sumber dana yg terkumpul hrs lbh besar dr semua ongkos.
Prinsip penarikan pajak menurut U.K. Hick:
-efisiensi:pajak mana yg paing efisien u/memenuhi tujuan tsb.
-ability to pay:kemampuan wajib pajak u/ membayar.
-bersifat universal:dikenaan lpd semua org tanpa membedakan.
4 prinsip perpajakan Adam smith(four Cannon’s Taxation):
1.prinsip kesamaan/Equity:beban pajak hrs sesuai dgn kemampuan relatif dr swtiap wajib pajak.
2.prinsip kepastian(certainty):pajak hendaknya tegas,jelas&pasti bagi setiap wajib pajak shg mudah dimengerti.
3.prinsip kecocokan(convenience):pajak jgn sampai menekan wajib pajak
4.Prinsip ekonomi:menimbulkan kerugian yg minimal/jgn sampai biaya pemungutannya lbh besar.
Prinsip Kesamaan Pengorbanan(Equal Sacrifice):
a.Equal absolute sacryfice(kesamaan pengorbanan scr absolut):hilangnya tingkat kepuasan/guna total dr masing2 wajib pajak adl sama.
b. Equal proporsional sacryfice(kesamaan pengorbanan scr proporsional):jumlah kepuasan /guna yg hilang diderita masing2 wajib pajak sebanding dgn seluruh kepuasan/guna total yg dimiliki oleh masing2 wajib pajak tsb de jumlah pendapatan yg dimilikinya.
c. Equal marginal sacryfice(kesamaan pengorbanan scr batas):pajak didiatribusikan sedemikian rupa shg akan memiliki pendapatan stlh dikenai pajak yg dpt memberikan guna batas yg sama.
Algemenheid;
:keadaan yg sama hendaknya diperlakukan sama.
Teore progressivita:pajak digunakan dgn presentase yg semakin tinggi dgn semakin tingginya kemampuan membayar pajak.
Prinsip adequate:prinsip perpajakan ideal didasarkan pd ketepatan waktu penarikan.
Kelemahan dr benefit approach:manfaat yg diterima o/wajib pajak dr pemerintah sulit diukur dgn pasti.
Ideal besteuerung:prinsip penarikan pajak yg ideal dr Adolf Wagner:
1.asas politik finansial(jumlah penerimaan yg memadai,bersifa dinamis).
2.asas ekonomis(pemilihan perpajakan yg tepat)
3.asas keadilan(bersifat umum/universal,kesamaan beban)
4.asas administrasi(kepastian perpajakan,keluwesan penagihan,ongkos pemungutan sekecil2nya)
5.asas yuridis(hukum)ditambahkan o/N.J. Feldman.(kejelasan UU perpajakan,kata2nya jgn menimbulkan arti ganda).

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

SISTEM KEPARTAIAN DAN PEMILU II

MACAM SISTEM PEMILU
1.Sistem pemilihan proporsional/perwakilan berimbang/Multimember constituency.
Bilangan pembagi pemilih(electoral quotient,kiesquotient):perbandingan rasio antara jumlah pemilih dgn jumlah wakil yg akan duduk dlm lembaga perwakilan.
Maurice duverger membuat formula dgn kecenderungan sistem kepartaian”The simple mayority system with second ballot and proportional representation favour multy-partism”.
Bersifat represwntatif:setiap suara diperhitungkan&tdk ada satupun yg hilang.
2.Sisten Distrik(Single-member comstituency):dlm satu daerah pemilihan dipilih satu wakil.
Duverger menulis”the simple-mayority single ballot system favour the two-party system.
Juga ada sistem”funtional or occupational representation”:pengangkatan perbagai golongan fungsional dlm mengisi lembaga perwakilan rakyat.timbul krn”distortion oc opinion”:diskrepansi antara kekuatan dlm masyarakat dgn kekuatan parlemen.
SISTEM PEMILU ORDE BARU
Dimulai 1 Agustus 1966
Pd 22 november 1969 disahkan UU No.15 1969 ttg pemilihan umum anggota2 badan permusyawaratan/perwakilan.
UU No.16 1969 ttg susunan MPR,DPR,DPRD.
Karya yg harus dilaksanakan soeharto ttg pelaksanaan pemilu dlm Tap MPRS Nomor XI/MPRS/1966.
Partai yg ambivalen thd Gestapu:Partindo.
Pemilu Pertama 3 juli 1971,ke-21977,ke-3 :4 mei 1982,ke-4 23 april 1987(kursi DPR ditingkatkan dr 460 mjd 500,ABRI dinaikkan de 75 mjd 100).ke-5 juni 1992 suara golkar turun.
Menurut Pennock,jika seseorang anggota parlemen hanya mjd “delegate”maka ia akan sulit berfingsi efektif sbg wakil rakyat.
PEMILU ORDE BARU
Pemilu 1999 diikuti 48 partai(PDIP,GOLKAR,PPP,PKB,PAN).
jumlah kursi yg diperebutkan 462.
Pengawas pemilu tdr atas hakim,unsur perguruan Tinggi,unsur masyarakat.
Berdasarkan UU No.4/1999 ttg susunan kedudukan MPR. Jumlah anggota MPR 700 org(500 anggota DPR+ 135 utusan Daerah + 65 utysan Golongan).
500 angota DPR tdr dr 462 wakil parpol yg dipilih langsung lewat pemilu + 38 anggota TNI yg diangkat.
Utusan daerah 135 orang tdr dr 5 org dr tiap provinsi.
Bilangan pembagi pemilih:450.000 org.
Angka kuota:Jumlah suara yg terkumpul disuatu provinsi dibagi jatah kursi provinsi tsbt.
Stembus accord:kesepakatan penggabungan suara.
Melalui rapat pleno 30agustus 1999 membubarkan stembus accord lewat votting.
Penentua kursi di DPRD Kota/kabupaten dilakukan dgn prinsip sama yaity terlebih dahulu menentukan bilangan pembagi u/kota/kabupaten bersangkutan,yaitu Jumlah suara sah DPRD Kota/Kabupaten dibagi jumlah kursi DPRD yg ditetapkan u/daerah itu.
Jatah anggota DPD u/masing provinsi 4 org.
Pimpinan MPR terdiri dr seorang ketua&3 org wakil ketua yg dipilih dr dan oleh anggota MPR dlm sidang paripurna.sblum pimpinan terbentuk dipimpin o/anggota tertua&termuda.
Pemilu sela tdk dilaksanakan jika sisa masa keanggotaan PR kurang dr 6 bln.
Selama pimpinan DPR blm terbentuk dipimpin o/ 2 parpol yg memperoleh suara terbanyak.
Sebelum pimpinan DPD terbentuk dipimpin o/ anggota termuda&tertua.
RUU ini msh mengadopsi hak subpoena:dlm menjalankan fungsinya DPR berhak meminta pejabat negara,pejabat pemerintah/warga masyarakat u/memberi keterangan,yg menolak tanpa alasan diancam pidana kurungan 1 tahun krn dianggap tlh merendahkan martabat&kehormatan DPR.
Jumlah anggota DPRD provinsi sekurang2nya 35 kursi & maksimal 95 kursi.
Jumlah anggota DPRD kabupaten/kota 15-35 kursi.
Sistem distrik.
Anggota panwaslu 5 orang:dr kalangan akademisi,praktisi hukum,lembaga pemantau pemilu,unsur aparat pemerintah yg membidangi statistik ke pendudukan/pemerintah desa.
Dana kampanye diaudit o/akuntan publik rerdaftar atas permintaan kpu,30 hari sesudah pemungutan suara.
Persamaan pemilu 1999 dgn sebelumnya:sistemnya
Dlm menentukan calon terpilih anggota DPR u/sebuah provinsi yg duduk di DPR,hrs melihat perolehan suara ditiap kota/kabupaten.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

SISTEM KEPARTAIAN DAN PEMILU

Fusi parpol UU No.3 Tahun 1975 ttg Partai polotik & golongan karya,kepengurusan partai dibatasi hanya sampai kabupaten,diprketatnya PNS mjd anggota partai,diwajibkannya pancasila & UUD 1945 sbg azas(Tap MPR No. II/MPR/1983).
Regimentasi politik:partai dikendLikan scr ketat.
3 Prodik Pada masa HABIBI:
-UU No.2 Tahun1999 ttg partai politik mengganti UU No.3 1975 ttg parpol&Golkar.
-UU No.3 Tahun 1999 ttg pemilihan umum mengganti UU No.15/1969 ttg pemilu.
-UU No.4 Tahun 1999 ttg susunan&kedudukan anggota MPR-DPR-DPRD mengganti UU No.16/1969 .
Jean Blondel:77% dr 138 negara kebangsaan memiliki parpol.
Mariam budiarjo: tujuan partai adalah memperoleh kekuasaan&merebut kedudukan politik dgn Cara konstitusional.
PENGERTIAN PARPOL
Dr kata “to divide”membelah.
Carl j. Friedrich:sekelompok manusia yg terorganosir scr stabil dgn tujuan merebut/tempertahankan pemerintahan bagi pempin partainya.
RH. Soltau: sekelompok manusia yg sedikit banyak terorganosir,yg bertindak sbg suatu kesatuan politik.
Sigmund Naumann:organisasi dr aktifitas politik yg berusaha u/menguasai kekuasaan pemerintahan serta merebut dukungan rakyat.
Huszar dan Stevenson: sekelompok orang yg terorganisir serta berusaha mengendalikan pemerintahan agar dpt melaksanakan program2nya.
Janda Kenneth:organisasi yg mengejar suatu tujuan u/menguasai posisi2 dlm pemerintahan.
Miriam Bidiarjo: sekelompok yg terorganosir yg anggotanya mempunyai orientasi,nilai2 & cita2 yg sama dgn tujuan memperoleh kekuasaan politik melalui kekuasaan itu.
Haryanto:suatu organisasi yg tdr dr sekelompok org yg mempunyai cita2,tujuam & orientasi yg sama,berusaha mempereh dukungan dr rakyat dlm usaha memperoleh kekuasaan kemudian mengontrol roda pemerintahan.
Gerakan politik:kelompok/golongan ingin mengadakan perubahan2 politik.
Kelompok kepentingan:golongan mempengaruhi lembaga politik u/kepentingan golongannya.
FUNGSI PARTAI POLITIK
Gabril almon:sosialisasi,partisipasi,rekruitment,komunikasi politik,artikulasi kepentingan(perumusan),agregasi kepentingan(penggabungan),pembuatan kebijaksanaan.
Meriam budiardjo :
-di negara Demokratis:komunikasi,sosialisasi,rekruitmen,pengatur konflik.
-Di negar komunis:u/mengendalikan semua aspel scr monolithic,memaksakan individu penyesuaikan diri.
Agregasi kepentingan:parpol berfungsi menampung&menggabungkan tuntutan yg dancarkan o/kelompok yg berbeda dlm masyarakat.
Artikulasi kepentingan:mengolah,merumuskan tuntutan2(kepentingan rakyat) sbg usul kebijakan.
KLSIFIKASI PARPOL
1.Berdasar komposisi&fungsi keanggotaan:partai kader&partai massa.
2.Sifat&orientasi:partai lindungan(patronage party),partai ideologi/partai asas(weltansaungs party/programmatic party).
3.Hubungan sesama partai:partai independen&partai aliansi.
4.perimbangan kekuasaan:partai berimbang& partai dominan. 5.dr segi besaran partai(size): partai besae
R&kecil.
6.Kekuatan&keluwesan: partai stabil&labil.
7.Kecenderungan ideologis:partai kanan,kiri,tengah dsb.
8.Jumlah partai:satu,dua,multy partai.
PARTAI DI INDONESIA
22 agustus 1945:partai tunggal PNI dibubarkan 1 september 1945 krn desakan sutan syahrir.
3 November 1945 maklumat pemerintah anjuran pembentukan parpol ditanda tangani moch. Hatta.
Pembatasan(restriksi):partai yg didirikan hendaknya memperkuat perjuangan,mempertahankan kemerdekaan,menjamin keamanan.
Dekrit presiden 5 juli 1959:konstituante dibubarkan,UUDS 1950 tdk berlaku&berlakunya UUD 45,dibentuknya MPRS.
31 Desember1959 penetapan presiden No.7 Tahun 1959 ttg syarat&penyederhanaan kepartaian kemudian dikenal sbg UU perpres Nomor 7 tahun 1959 p/ Soekarno.
Hingga april 1961 ada 10 partai,
Pembubaran partai murba tgl 21 september 1965 dgn keppres/Panglima tertinggi ABRI Nomor 291/KOTI/1965.
PKI Bubar 12 marer 1966.
5 september 1966 soeharto mengeluarkan intruksi kpd 4 panglima Angkatan bersenjata u/memberikan fasilitas seluas2ny kpd sekber Golkar.
7 februari 1970 soeharto menyarankan pengelompokan partai mjd 3 yaitu:Nasionalis,spiritual,Golkar.
5 januari 1973 NU,permusi,pssi&peti berfusi mjd PPP.
10 januari 1973 IPKI,Partai Katholik,Partai Murba, mjd PDI.
PARTAI POLITIK DINEGARA MAJU
Lahir di inggris abad 18 kelas buruh mulai mendesak kelas atas/kaum aristokrat dlm partisipasi pembuatan keputusan.dipusatkan dlm parlemen.
Maurice duverger(1950);tidak ada satu negarapun didunia ini(pecuali AS)mengenal parpol dlm arti modern,konsep “Genesis Partai” yaitu 2 kriteria parpol:partai yg lahir dlm parlemen(parliamentary origin),partai yg lahir diluar parlemen(extra-parliamentary origin).
Pidato soekarno 1 juni 1945 pancasila sbg dasar falsafah negara(ideologi) dgn urutan:
1.Kebangsaan indonesia
2.internasionalisme/ peri kemanusiaan
3.mufakat/demokrasi
4.Kesejahteraan sosial
5.ketuhanan.
PUDI tdk menempatkan pancasila&agama sbg azas tp berwatak keagamaan menamakan azasnya demokrasi religius.
PRD berazas murni sekuler/tanpa pancasila/tanpa keagamaan mereka menyebut Sbg Sosial Demokrat Kerakyatan.
PARPOL MASA PENJAJAHAN
20 Mei 1908 Budi Utomo dipimpin dr. Sutomo&Wahidin sudirohusodo,konggres pertama 5 oktober 1908 di Yogjakarta.
Nagazumi ahira:budi utomo hanya sbg gerakan kultural.
SDI didirikan akhir 1911 oleh hadji Samanhudi di solo,tgl 10 seprember 1912 berubah jd SI.
JUMLAH PARTAI POLITIK
25 Desember 1912 berdiri “Indische Partij”o/ DR. Douwes Dekker di bandung.
ISDV(de Indische social Demokratische Vereeniging) pd bulan mei 1914 disemarang o/HJFM Sneevliet,orang belanda asli.
ZAMAN JEPANG(Partai Tunggal)
9 maret 1942 belanda menyerah kpd jepang.
Letjen Imamura panglima bala tenatara jepang pertama di indonesia mengeluarkan. Dekrit No.3 tanggal 20 marer 1942 berisi melarang setiap diskusi/organisasi yg berhubungan dgn administrasi politik.
Awal april 1942 “Gerakan 3 A”(Nippon pemimpin,pelindung,cahaya asia).
7 september1942 menghidupkan kembali MIAI(Majelis ul islam il A’laa indonesia) dipimpin W. Wondoamiseno dari PSII.
10 september 1943 jepang memberikan status hukum kpd Muhammadiyah&NU.
24 oktober 1943 MIAI bubar skaligus mendirikan MASYUMI(Majelis Syuro Muslimin Indonesia) diketuai Hasyim asy’ari
2 juni 1945 diciptakan segera front persatuan indonesia dgn nama”Gerakan Rakyat Baru”.
Peetra diresmikan 9 Maret 1943.didirikan 4 serangkai.
-Hatta pemimpin departemen Perencanaan&pembangunan.
-Ki Hajar Dewantara memimpin departemen urusan kebudayaan
-Ir.Soekarno memimpin departemen propaganda
-Kyai Mas Mansur memimpin Departemen kesejahteraan rakyat.
1 Maret 1944 jawa hokokai berdiri,bubar 27 juli 1945.
9 agustus 1945 dibentuk PPKI.
PARPOL MASA ORDE LAMA
Pemilu pertama 1955 berdasarkan UU No.7 1953 diikuti 36 partai & yg mendapat kursi di parlemen(DPR) 27.
Kol.nasution menganjurkan “Junta pemuda” u/menggatnikan partai.
Kabinet karya dilantik 9 april 1957.soekarno sbg formatur kabinet&PM Ir. Juanda.
Dgn maklumat 3 November 1945 maka bubarlah kabinet presidensial Yg dipimpin soekarno,lahirlah kabinet parlementer pertama dipimpin PM sutan Syahrir.
PM SESUDAH PENYERRAHAN KEDAULATAN-PEMILU 1955
1.Mohammad Natsir(6-9-1950/27-4-1951) masyumi.
2.DR.Soekiman(27-4-1951/3-4-1952) Masyumi.
3.Mr. Wilopo(3-4-1952/3-4-1953) koalisi PNI Masyumi.
4.M. Ali sastroamidjojo(1-8-1953/12-8-1955) PNI.
5.Mr. Burhanuddin Harahap(12-8-1955/24-3-1956) Masyumi.
KABINET DEMOKRASI LIBERAL
Kabiner Wilopo:membatalkan peejanjian “Mutual Security act”dan mengganti dgn perjanjian “technical aid”.
Kabinet mir syarifuddin perkara perjanjian Renville dmn dua partai besar(masyumi&pni)tdk mendukung.
Rubuhnya kabinet DR. Soekiman:dicelanya kebijakan mendagri ishak dr PNI olwh Masyumi dlm pengangkatan gubernur orang2 dr PNI.
Bubarnya kabinet Wilopo krn “Tanjung Morawa”.
Perbedaan kabinet parlemen&presidensil pd Tanggung jawab.
Peraturan No.13Tahun 1959 ttg pembentukan Front Nasional:organisasi masa yg menampung gerakan rakyat&langsung dipimpin o/presiden soekarno dfn Tugas menghimpun & mempersatukan seluruh kekuatan sospol yg ada.
20 oktober 1964 TNI AD membentuk”Sekber Golkar”u/ menandingi Front Nasional dr soekarno&PKI.
Krn ditolaknya APBN o/Dewan parlemen maka Tgl 5 Maret 1960 dgn Penetapan presiden(penpres) Nomor 3 tahun 1960 “Membubarkan DPR”,lalu dibentuk DPR Gotong Royong(penpres No.4 1960).
Penpres No.2 1959 ttg pembentukan MPRS
Ketetapan No.3 1963″presiden seumur hidup”.
PENGERTIAN PEMILU
Dimulai pd zaman negara kota di yunani rakyat Athena mengadakan sidang Eccelesia:terlibat scr langsung dlm pembuatan kebijakan.
KEGIATAN PEMILU
Mencakup 4 Hal:
-pendaftaran pemilih
-kampanye
-pencoblosan
-perhitungan suara.
Menurut Haryanto mjd 3:
1.Tahap sblm pemungutan suara
a.pendaftaran pemilih
b.pencalonan
c.kampanye
2.Tahap pemungutan suara
3.Tahap sesudah pemungutan suara
a.penghitungan suara
b.penetapan hasil pemilu.
Cara pengajuan wakil rakyat dlm pemilu:Daftar&Perorangan.
Vote getter(penangkap suara):orang yg krn popularitasnya dimasukkan mjd calon.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PENGANTAR SOSIOLOGI III

Cultural lag/teori ketertinggalan budaya o/ William F. Ogburn.
Faktor yg menyebabkan:
a.Ketidak mampuan budaya non materi u/mengombangi kecepatan peeubahan pd budaya materi
b.ssh terbentuknya kebiasaan&rasa apatis.
PERSPEKTIF SOSIOLOGI
Perspektif menurut Horton Dan Hun:Seperangkat asumsi kerja.
PERSPEKTIF STRUKTURAL FUNGSIONAL:manusia spt mahluk hidup(organisme).
Asumsi dasar perspektif menurut Ralp Sahrendorf:
1.setiap masyarakat merupakan suatu struktur yg relatif gigih&stabil.
2.mempunyai struktur unsur yg terintegrasi
3.setiap unsur mempunyai fungsi
4.setiap fungso didasarkan pd konsensus mengenai nilai dikalangan para anggota.
TOKOH PERSPEKTIF STRUKTURAL FUNGSIONAL
KALSIK:August comte,Turner,Herbert spenser(perbadingan antara organisme individu&sosial),Emile Durkheim.
MODERN:Talcott parsons(mengembangkan konsep analisis Fungsional),Robert K. Merton.
Fungsi struktur menurut Talcott parson:adaptasi,integrasi,pemeliharaan pola,pengendalian ketegangan.
Robert K. Merton mengembangkan analisis fungsoonal dai tancott,kemudian memperkenalkan:Fungsi,disfungsi,unsur laten&manifest.
Menurut perpektif struktural fungsional fungsi individu dibentuk o/Masyarakat.
PERSPEKTIF KONFLIK oleh Marx
Menurut Dahrendoft asumsi utama dr perspektif komflik:
1.setiap masyarakat tunduk pd proses perubahan.
2.Disensus&konflik terdapat dmn2.
3.setiap unsur memberikan sumbangan pada disintegrasi&perubahan.
4.setiap masyarakat didasarkan pada paksaan bbrp orang anggota thd anggota lain.
Permasalahan remaja timbul krn dominasi orang tua thd keberadaan mereka.
Ralf Dahrendorf:masyarakat rdr dr organisasi yg didasarkan pd kekuasaan&wewenang(imperatively Coordinated association/asoaiasi yg dikoordinasi scr paksa).
-persaingan kelompok dlm menguasai sumber akan membentuk masyarakat.
PERSPEKTIF INTERAKSIONALISME SIMBOLIK
Menurut Turner ada 4 asumsi yg mendasari:
1.manusia merupakan mahluk yg mampu menciptakan/menggunakan simbol.
2.menggunakan simbol u/ berkomunikasi.
3.manusia berkomuniksi melalui pengambilan peran(Role Taking).
4.Masyarakat tercipta,bertahan&berubah berdasarkan kemampuan untuk berfikir,mendefinisikan,melakukan renungan,& u/ melakukan evaluasi.
Menurut Sullivan:manusia sbg individu yg berinteraksi scr tatap muka&membentuk konsensus.
TOKOH PERSPEKTIF INTEAKSIONISME SIMBOLIK
Klasik:George Simmel,Max Weber.
MODERN:William James,Charles Horton Cooley,John Dewey,George Herbert Mead,W.I Thomas,Herbert Blummer,Erving Goffman,Peter Berger.
Gorge simmel:perkemangan kepribadian seseorang tergntung pada jaringan hubungan sosial yg dimiliki yaitu pd keanggotaan kelompok.
Charles Horton Cooley:mengembangkan komsep The Looking Glass Self.
Erving Goffman:mengembangkan teori yg berpangkal dr tatap muka&scr aktif mempengaruhi individu lain.
Konsep yg ditekankan:Interpretasi.
Perkembangan diri individual berasal dr komunikasi&interaksi sosial.
Keterlibatan individu dlm penciptaan peran(Role Making)dikemukakan o/ Erving Goffman.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar