HUBUNGAN INDUSTRIAL DI INDONESIA
pd tahun 1908 berdiri Sarikat buruh Kereta api (VSTP-Vereeniging Voor Spoor en Tramweg personeel).
19 september 1945 terbentuk BBI(Barosan Buruh Indonesia).
Justifikasi Hubungan Industrial Pancasila(HIP) u/ melegitimasi sebuah sistem kontrol yg beeorientasi pd profit ekonomi pemilik modal.
politik tunggal yg membatasi gerakan burug pd masa Orba:Polituk Sarikat Buruh.
UNDANG-UNDANG OTONOMI DAERAH
1.UU Nomor 22/1948:
-Daerah otonom&daerah istimewa
-Provinsi,kabupaten,kota
2.UU Nomor 44/1950
-Daerah:Daerah bagian&daerah anak bagian.
3.UU Nomor 1/1957
-Daerah tingkat I,provinsi kotaraja jakarta raya.
-daerah Tk II/kabupaten
-daerah Tk III
4.UU Nomor 18/1965-Provinsi,kabupaten,kecamatan.
5.UU Nomor 5/1974
Pemerintah daerah terdiri dr:
-DPRD & kepala daerah
-kepala daerah adl penguasa tunggal
-kepala daerah bertanggung jawab kpd presiden.
6.UU Nomor 22/1999
-Pemerintah daerah adalah kepala daerah beserta perangkat daerah otonom
-penyelenggaraan asas dese.tralisasi
7.UU Nomor 32/2004.
PEMBENTUKAN DAERAH
Syarat administrasi pembentukan Provinsi:
-Persetujuan DPRD kabupaten/kota&bupati/walikota yg akan menjadi cakupan provinsi
-persetujuan DPRD provinsi&gubernur
-Rekomendasi mendagri.
syarat teknis:
-kemanpuan ekonomi
-potensi daerah
-sosial budaya&sosial politik
-kependudukan,luas daerah,pertahanan&keamanaan.
KPUD beetanggung jwb pd DPRD.
Immanen/holistis:Pandangan/nilai yg dipertahankan masyarakat,melalui kaidah hidup,tradisi/kebiasaan yg bersifat mitos/mistis.
Antroposentrisme:pandangan yg menempatkan manusia sbg pusatnya.
Teori Malthus:didasarkan kpd hukum alam bahwa SDA adalah terbatas&penduduk meningkat pada batas2 subsistensi/pertumbuhan ekonomi tdk bisa berlangsung terus menerus krn hambatan alam.
AMDAL tdk dtp digunakan u proyek yg sdh selesai dilaksanakan.
AMRIL(analisis Manfaat Dan RIsiko Lingkungan).
Domestikasi:tindakan awal pengelolaan lingkungan hidup dlm kebudayaan manusia.
Konferensi Lingkungan hidup(Conference on the living environment) di Stockholm 1972.
Tahun 1989 PROKASIH(program kali bersih)&Program Adipura.
Pembentuan BAPEDAL(Badan pengendalian Dampak Lingkungan) tahun 1990 melalui Keppres No.23/5 juni 1990.
Program Langit Biru melalui Keputusan menteri lingkungan hidup Nomor 16/MENLH/4/1996.
Menurut sumarwoto sistem pengelolaan lingkungan hidup di indonesia menganut sistem Atir Dan Awasi(ADA),Karakteristik ADA:penindakan,top-down/instriktif,sifat kaku&birokratis.
HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK
Dimensi yg mempengaruhi hubungan antar kelompok:sikap,sejarah,institusi,gerakan sosial.
dimensi perilaku kolektif(demo,huru-hara.
POLA HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK:
1.Asimilasi:kebudayaan kedua kelompok yg bertemu mulai berbaur&berpadu.
2.Dominasi:suatu kelompok menguasai kelompok lain.
3.Paternalisme:kelompok pendatang mendominasi kelompok pribumi.
4.Integrasi:mengakui adanya perbedaan dlm masyarakat,ttp tdk memberikan makna penting pd perbedaan tsb.
5.Pluralisme:pola hubungan yg didalamnya mengenal pengakuan persamaan hak politik&hak perdaa semua warga.
Schemerhorn:
-kelompok mayoritas:kelompok dgn jumlah&kekuasaan yg besar.
-kelompok minoritas:jumlah&kekuasan yg kecil.
-kelompok elit:jumlah kecil,kekuasaan besar.
-Kelompok massa:jumlah besar,kekuasaan kecil.
Superordinat(kelompok dominan)
D.O. Sears:konflik akan terjadi scr kolektif karena adanya kesenjangan relatif&sumber daya yg langka.
Ikatan Primordial(agama,etnik,ras)&ikatan non-Primordial(gender,kelas sosial).
Sistem Benteng 1950:pemberian perlakuan istimewa kpd omportir pribumi u/melindungi kepentingan nasional&golongan ekonomi lemah.
Surat Keputusan Bersama tiga menteri 1969.
PERSEPSI SOSIOLOGI TENTANG INTEGRASI SOSIAL
1.TEORI FUNGSIONAL tokoh:Auguste Comte,Talcot Parson,Robert K Merton,Herbert Spencer.
2.TEORI KONFLIK tokoh:Karl marx,Lewis Coser,Dahendorf,Wright Mills.
BENTUK PENGENDALIAN KONFLIK SOSIAL:
1.KONSILIASI:melalui lembaga ttt yg memungkinkan diskusi&pengambilan keputusan.
2.MEDIASI:Kedua pihak yg berkonflik bersama2 menunjuk pihak ke-3 yg akan membeeika. cara menyelesaikan konflik yg ada.
3.PERWASITAN(Arbitration):dlm bentuk pemaksaan u/menera lehadiran pihak ke tiga.
-Konformitas:bentuk adaptasi dmn masyarakat mentaati sepenuhnya tujuan budaya&cara yg ditetapkan u/mencapainya(status quo).
-Inovasi:Kurang menyetujui tujuan budaya namun masih menerima cara yg sdh ditetapkan(mencontek).
-Ritualism:Anggota masyarakat msh melakukan cara2 yg sdh ditetapkan u/mencapai tujuan budaya,namun mereka sendiri sdh tdk lagi memahami tentang tujuan budaya itu sendiri.
-Retreatism:anggota masyarakat sdh tdk lagi menyetujui tujuan budaya&cara yg sdh ditetapkan u/mencapai tujuan budaya.
-Rebellion:tujuan budaya yg sdh ada berusaha u/digantikan dgn tujuan budaya yg baru.
Konsep masyarakat menurut Smith:masyarakat majemuk,homogen,heterogen.
Bentuk institusi menurut Smith:
1.Institusi pokok/dasar(Compilsory institution):kekerabatan,agama,pendidikan.
2.Institusi Alternatif:aktifitas tambahan,anggota boleh menentukan pilihan u/berpartisipasi/tdk dlm institusi(keanggotaan kelas sosial&komunitas)
3.Instirusi Eksklusif:institusi yv menyajikan aktifitas tambahan namun hanya ditujukan bagi individu dgn kategori ttt misal asosiasi profesi.
KELOMPOK DALAM KONTEKS HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK SUBORDINAT&SUPER ORDINAT menurut Louis Wirth:
1.Kelompok Asimilasionis:kelompok yg berusaha membaur&mengadopsi kultur superordinat.
2.Kelompok Pluralis:menerima kenyataan adanya kemajemukan tanpa upaya u/membaur&tanpa upaya membangun segresi sosial budaya.
3.Kelompok Sesesionis:kelompok yg berusaha membangun segresi dgn kelompok superordinat.
4.Kelompok Militanis;kelompok yg mencoba menjatuhkan posisi kelompok superordinat&menggantikan posisinya.
-
Tulisan Terkini
Komentar Terakhir
Mr WordPress on Hello world! Arsip
Kategori
Meta